Pages

Showing posts with label Banten. Show all posts
Showing posts with label Banten. Show all posts

Sunday, April 1, 2012

Cagar Alam Rawa Danau

Rawa Danau adalah salah satu tempat wisata di Provinsi Banten. Keindahannya akan memikat mata wisatawan yang mengunjungi tempat ini. Banyak sekali touring atau kelompok sepeda yang mendatangi tempat ini. Selain karena keindahan alamnya, tempat ini juga termasuk tempat wisata yang unik karena terdapat rawa-rawa yang ditumbuhi banyak pepohonan. Cagar Alam Rawa Danau mempunyai kawasan konservasi endemis seluas 2.500 ha yang ditumbuhi oleh berbagai jenis pohon, dalam bentuk rawa pegunungan satu-satunya yang ada dan masih tersisa di Pulau Jawa.
Pulau ini menjadi tempat bersarang bagi aneka jenis binatang reptil, seperti ular dan buaya. Tidak kurang dari 250 jenis burung bermukim di kawasan ini. Wisatawan dapat menikmati keindahan cagar alam ini dari areal perbukitan di Kampung Panenjoan, Desa Luwuk, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Serang.
Cagar Alam Rawa Danau
Wisatawan dapat mencapai lokasi ini melalui tiga jalur, yaitu; Jakarta-Cilegon-Anyer-Rawa Danau, Jakarta-Serang-Padarincang-Rawa Danau, dan Jakarta-Serang-Anyer-Cinangka-Padarincang-Rawa Danau.

Thursday, March 29, 2012

Pantai Bagedur

Pantai-pantai di Banten selatan menawarkan keindahan, tidak kalah dengan yang sudah lama dikenal seperti Pantai Anyer, Pantai Carita, dan Pantai Tanjung Lesung. Keberadaannya yang belum banyak dikenal menawarkan ketenangan.
Pantai Bagedur merupakan salah satu tujuan wisata di Kabupaten Lebak, merupakan obyek wisata yang menarik untuk dikunjungi. Pantai Bagedur terletak di Desa Sukamanah, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak. Untuk menuju pantai ini sangan mudah dijangkau, karena daerah ini dilalui oleh transportasi umum dengan jarak tempuh sekitar 104 km dari kota Rangkasbitung. Keadaan pantainya sangat tenang dengan hamparan pasir yang bersih, dilengkapi dengan fasilitas cottage yang bergaya arsitektur semi tradisional. (Disbudpar Banten)
Pantai Bagedur
Salah satu pantai yang sangat menarik adalah Pantai Bagedur, yang terletak di daerah Kecamatan Malingping, sekitar 115 km dari Kota Rangkasbitung. Keunikan pantai ini antara lain panjangnya yang mencapai sekitar 10 km, lebar yang mencapai 50 m dan landai, serta pasirnya yang sangat padat, sehingga memungkinkan untuk menelusuri pantai dengan sepeda motor. (Suara Karya Online/Kompasiana)

Sunday, March 25, 2012

Cagar Alam Pulau Dua

Merupakan cagar alam yang terletak di Kecamatan Kasemen, tepatnya 3 mil laut disebelah timur Pelabuhan Karangantu dengan luas 30 ha, memiliki daya tarik dimana pada setiap April sampai Agustus  didatangi oleh berbagai macam ratusan bahkan ribuan burung dari benua Asia, Australia, bahkan Afrika.
Cagar Alam Pulau Dua juga berada di wilayah Serang yang terletak dilepas pantai Banten dan merupakan kawasan cagar alam yang banyak dihuni oleh satwa burung, khususnya burung bangau. Jumlah burung di pulau ini mencapai puncaknya pada bulan Maret hingga Juli karena kedatangan burung-burung yang berpindah dari tempat lain dan singgah di Pulau Dua ini untuk bertelur.
Cagar Alam Pulau Dua: Sunset
Berada di sebelah utara Kota Serang atau sebelah Tenggara kawasan Banten Lama. Dulu pulau ini terpisah dari Pulau Jawa dengan selat selebar 500 m. Jika ombak sedang surut, pulau ini menyatu dengan daratan Jawa. Lama-kelamaan, karena adanya pendangkalan Sungai Cibanten, batas antarpulau ini menjadi tidak jelas. Apalagi sekarang, endapan lumpur itu dijadikan tambak oleh penduduk sekitar.

Tuesday, March 20, 2012

Pulau Umang

Bagi banyak orang, tempat rekreasi yang menawarkan berbagai destinasi wisata dan aneka fasilitas pendukung menjadi pilihan utama untuk dikunjungi. Salah satu tempat rekreasi populer yang memenuhi kriteria di atas adalah Pulau Umang yang terletak di Teluk Sumur, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Dinamakan Pulau Umang karena di sana banyak sekali ditemukan binatang umang/klomang (hermit crab), sejenis binatang yang memiliki cangkang atau rumah mirip keong. Konon, umang merupakan binatang endemik pulau tersebut.
Untuk bisa mencapai Pulau Umang, wisatawan tidak bisa membawa serta kendaraan pribadinya. Kendaraan tersebut harus berhenti dan diparkir di lokasi pelabuhan dengan jaminan keamanan dari manajemen Pulau Umang.
Selanjutnya, wisatawan akan diangkut menggunakan perahu speed boat dengan kapasitas enam orang, atau kapal besar, membelah lautan menuju Pulau Umang. Fasilitas penyeberangan menuju Pulau Umang dibuka selama 24 jam. (Okezone Travel)
Pulau Umang: Resort

Thursday, March 15, 2012

Pantai Tanjung Lesung

Membicarakan obyek wisata pantai di Provinsi Banten, tentu tidak akan luput dari Pantai Anyer dan Pantai Carita. Kedua pantai tersebut memang sangat terkenal keindahan panorama alamnya. Namun, terdapat satu pantai lagi yang tak kalah indah dan eksotiknya jika dibandingkan dengan kedua pantai tersebut, yaitu Pantai Tanjung Lesung. Dinamakan Pantai Tanjung Lesung karena lokasinya berupa daratan yang menjorok ke laut mirip ujung lesung, yaitu salah satu alat yang digunakan masyarakat tradisional Nusantara untuk menumbuk padi. (Portal Berita Universitas Pancasila/Wisata Melayu)
Tanjung Lesung yang bermakna pantai menjorok mirip lekukan di pipi (lesung pipit), merupakan salah satu kawasan wisata yang hadir belakangan, setelah Pantai Anyer dan Pantai Carita. Kehadiran para investor luar Banten, turut andil dalam mengembangkan potensi di wilayah ini. (AnneAhira.com)
Pantai Tanjung Lesung, memiliki panorama pantai yang alami dan indah berpasir putih serta karang yang unik membuat kawasan Pantai Tanjung Lesung terasa begitu spesial ketika dikunjungi bersama keluarga atau kolega. Suasana dan kondisi kawasan wisata andalan Kabupaten Pandeglang ini cocok kegiatan olahraga air (snorkeling, diving, dan jet sky). Terletak di sebelah Barat wilayah Pandeglang. Di bagian utara dari tanjung merupakan daerah perbukitan yang tidak begitu curam. Disini terdapat bagian laut yang menjorok ke pantai dan membentuk lagoon, bagian air laut membentuk seperti danau seluas 12 ha dan kedalaman sampai 5 m dengan kondisi air yang tenang. Hamparan pasir pantainya yang landai dengan luas mencapai 15 km, memberi cukup ruang kepada wisatawan untuk melakukan berbagai kegiatan, seperti membuat patung dari pasir, berjemur, berolahraga (sepak bola pantai dan voli pantai), dan lain sebagainya.
Pantai Tanjung Lesung 

Sunday, March 11, 2012

CAS Water Park

CAS Water Park atau Kolam Renang Royal Tirta Anugrah™ adalah suatu taman rekreasi untuk latihan dan pariwisata di daerah Cikole-Pandeglang, Banten. Disini dikembangkan berbagai sarana wisata maupun sarana latihan untuk umum dan para pelajar dikota Pandeglang, dengan demikian diharapkan wisata rekreasi dan latihan tak perlu lagi jauh-jauh keluar kota, memegang prinsip meningkatkan prestasi para murid sekolah dan wisata keluarga murah dikota Pandeglang. Dengan didukung berbagai fasilitas lengkap, aman dan nyaman, tempat ini selalu dipenuhi para pengunjung semua usia, semua keluarga, semua warga.
CAS Water Park merupakan sebuah kawasan objek wisata yang terdapat ditengah tengah kota pandeglang, ditempuh hanya dalam waktu 5-10 menit dari alun-alun kota Pandeglang, CAS Water Park memiliki lokasi yang strategis dan mudah diakses.
CAS Water Park: Kawasan Istirahat
Kawasan Wisata ini terdiri dari wisata air, wisata flora, wisata fauna, yang juga dilengkapi dengan beragam wahana permainan modern. CAS Water Park menjadi salah satu objek wisata yang paling banyak dikunjungi, selain tiket masuk yang terjangkau, kawasan wisata ini selalu mengedepankan kenyamanan dan kemanan bagi pengunjungnya.

Thursday, March 8, 2012

Pantai Carita

Pantai ini merupakan kawasan wisata yang sudah terkenal di Banten yang terletak di Kecamatan Carita Kabupaten Pandeglang dengan dilengkapi fasilitas wisata seperti hotel bintang dan non bintang, restaurant dan fasilitas wisata lainnya seperti banana boat, jet sky, dan permainan olahraga air lainnya, dengan jarak yang tidak jauh dari pusat Kota Pandeglang sekitar 54 km.
Pantai ini telah mejadi kawasan wisata yang mudah dijangkau dan favorit sebagai sarana rekreasi keluarga. Pantai Carita kaya akan sumber daya alamnya, dengan hamparan tepian yang landau dengan ombak laut yang tenang dipadu dengan angin lembut menyapu di sepanjang pantai, serta pemandangan Gunung Krakatau yang kokoh berdiri dari kejauhan menjadi suguhan ukiran alam yang indah dipandang.
Pantai Carita
(No) flashback
Pantai Carita merupakan salah satu objek wisata di Banten tepatnya di Kabupaten Pandeglang, pantainya yang indah asri dan berpasir putih mempunyai kelebihan dan daya tarik tersendiri yang mampu menawarkan pesona wisata laut dan wisata alam. Pantai yang berada di Kabupaten Pandeglang Propinsi Banten ini telah ditetapkan berdasarkan SK Menteri Pertanian Nomor 440/kpts/UM/1978 pada tanggal 15 Juli 1978 sebagai Taman Wisata Alam. Kawasan Pantai Carita yang terletak di wilayah Selat Sunda ini menjadi salah satu alternatif bagi warga Banten, Jakarta maupun sekitarnya untuk menghilangkan kepenatan setelah sepekan melakukan aktivitas pekerjaan yang melelahkan baik tenaga maupun pikiran. Suasana Pantai Carita yang nyaman akan mampu melupakan sejenak aktivitas anda sebelumnya dan menyegarkan pikiran untuk beraktivitas kedepannya. 

Tuesday, March 6, 2012

Museum Situs Kepurbakalaan Banten Lama

Banten yang memiliki kekayaan budaya beraneka ragam tentunya membutuhkan tempat penyimpanan peninggalan-peninggalan tersebut di tempat yang aman dan bisa dilihat oleh generasi mendatang.
Peninggalan arkeologi yang berupa artefak kecil-kecil telah ditemukan di Situs Banten dalam jumlah yang banyak. Diantaranya adalah berupa gerabah untuk keperluan hidup, periuk, jembangan, keramik asing, patung, kapak batu, dan lain-lain. Penemuan-penemuan tersebut merupakan bagian dari aktifitas masyarakat Banten dari abad 16 M sampai dengan abad 19 M.
Flashback
Berdiri diatas lahan seluas 10.000  m² dengan luas bangunan 778  m², museum ini diresmikan pada tanggal 15 Juli 1985 oleh Dirjen Kebudayaan Bapak Prof. Dr. Haryati Subadio. Museum Situs Kepurbakalaan Banten Lama selain dimanfaatkan sebagai tempat menyimpan benda cagar budaya bergerak (movable artifact) hasil penelitian yang berasal dari Banten Lama dan sekitarnya, dapat juga dimanfaatkan sebagai media atau sarana yang bersikap rekreatif ilmu pengetahuan dan sebagai sumber inspirasi.
Pendirian museum ini didasari karena adanya potensi budaya yang pernah hidup dan berkembang di wilayah Banten. Oleh karena itu cakupan koleksi yang dihimpun adalah benda-benda yang memberikan gambaran tentang sejarah alam dan budaya yang berkembang sejak masa prasejarah hingga yang masih hidup sampai sekarang. Koleksi museum dapat diklasifikasikan menjadi beberapa kelompok koleksi, yakni: arkeologika, di dalamnya adalah arca Nandi, mamolo, gerabah, atap, lesung batu, dan lain sebagainya; numismatika, di dalamnya adalah koleksi mata uang, baik mata uang asing maupun uang yang dicetak masyarakat banten; etnografika, di dalamnya adalah miniatur rumah adat suku Baduy, berbagai macam senjata tradisional, koleksi pakaian adat, dan lain-lain; dan keramologika.
Museum Situs Kepurbakalaan Banten Lama

Monday, March 5, 2012

Arung Jeram Banten

Sungai Ciberang berada di Kabupaten Lebak, Propinsi Banten. Sebuah lokasi yang masih belum terjamah ibarat gadis manis dalam hutan bunga.
Namun belakangan, Sungai Ciberang ini mulai dijajaki sebagai kawasan wisata petualangan air, dalam hal ini adalah arung jeram. Tujuannya agar menjadi daya tarik dan menjadi alternatif wisata petualangan arung jeram yang selama ini tenar di Sukabumi, Jawa Barat.
Arung Jeram Banten: Arung Jeram di Sungai Ciberang
Memiliki lebih dari 15 jeram menantang untuk diarungi dengan jarak arung sekitar 8 km dengan waktu tempuh sekitar 2 jam, dengan berakhir di Kampung Leuwi Bujal Cipanas, Lebak. Namun Sungai Ciberang tidak hanya menghadirkan olahraga arung jeram, dengan dikelilingi panorama alam Gunung Halimun yang sejuk memberikan kesegaran harmoni udara bagi pengunjungnya. (Disbudpar Banten)

Wednesday, February 29, 2012

Ocean Park BSD

Salah satu wisata air yang ada di Tangerang adalah Ocean Park, yang terletak di BSD City, lokasinya di dekat teras kota. Tempatnya mudah dicapai, tempat parkir yang luas, transportasi umum yang mudah, membuat pengunjung tidak kesulitan datang tempat ini.
Ocean Park BSD bisa menjadi salah satu tujuan wisata keluarga selama masa liburan atau di akhir pekan. Fasilitas permainan air yang cukup lengkap serta sarana penunjang yang lengkap tersedia untuk menjamin keamanan pengunjung dan keluarga dalam menikmati berbagai wahana di sini. Pengunjung juga dapat menikmati santapan di area yang telah disediakan.
Ocean Park BSD: Pacific Wave
Suasana yang ingin ditampilkan di wahana ini seluas 8,5 ha adalah suasana pantai. Misalnya pada bagian Pacific Wave terdapat kapal bajak laut. Di area ini sering dikenal sebagai kolam ombak, karena setiap satu jam, akan datang ombak selama 15 menit. Ombak buatan ini bisa mencapai 1,5 m yang akan dibuat merasakan berada di pantai atau di laut lepas. Karena hanya muncul tiap jam, maka saat mendengar sirene yang menandakan bahwa akan datang ombak, banyak pengunjung bergegas menuju area ini. Tentunya wahana ini cukup aman apalagi jika dilengkapi dengan pelampung.

Saturday, February 25, 2012

Pantai Anyer

Pantai Anyer salah satu kawasan wisata unggulan di kabupaten Serang yang sudah dikenal sebagai kawasan wisata pantai dengan pasir putihnya yang membentang menghiasi seluruh pesisir pantai, merupakan tempat rekreasi yang aman, nyaman tenang, dengan panorama alam pantai yang indah.
Pantai ini sangat cocok untuk beraktivitas renang, dengan pantainya yang landai, dan ombak yang tenang akan menjajikan kebahagian liburan yang fantastis. Dengan lokasi yang tidak jauh dari pusat kota, hanya sekitar 60 km dari kota serang atau 2,5 Jam dari Jakarta melalui tol Jakarta-Merak, akan memudahkan pengunjung mencapai lokasi pantai. Menyaksikan sunset dipantai ini merupakan suatu pemandangan yang mengesankan.
Telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti hotel bintang, non bintang, penginapan, restaurant, dan fasilitas rekreasi pantai lainnya seperti: jet sky, banana boat, dermaga marina, dan lain-lain. Perpaduan antara keindahan panorama alam pantai dengan kenyamana fasilitas wisata merupakan suguhan paket yang ditawarkan.
Pantai Anyer

Wednesday, February 22, 2012

Taman Nasional Ujung Kulon

Taman Nasional Ujung Kulon merupakan obyek wisata alam yang menarik, dengan keindahan berbagai bentuk gejala dan keunikan alam berupa sungai-sungai dengan jeramnya, air terjun, pantai pasir putih, sumber air panas, taman laut, dan peninggalan budaya/sejarah (Arca Ganesha, di Gunung Raksa Pulau Panaitan). Kesemuanya merupakan pesona alam yang sangat menarik untuk dikunjungi dan sulit ditemukan di tempat lain.
Taman Nasional Ujung Kulon merupakan perwakilan ekosistem hutan hujan tropis dataran rendah yang tersisa dan terluas di Jawa Barat, serta merupakan habitat yang ideal bagi kelangsungan hidup satwa langka badak Jawa (Rhinoceros sondaicus) dan satwa langka lainnya. Terdapat tiga tipe ekosistem di taman nasional ini yaitu ekosistem perairan laut, ekosistem rawa, dan ekosistem daratan.
Bila ditilik secara historis, Ujung Kulon merupakan taman nasional tertua di Indonesia. Taman ini merupakan cikal-bakal beberapa taman nasional di Indonesia, seperti Taman Nasional Bunaken di Sulawesi Utara atau kawasan Taman Nasional Gunung Leuser di Nanggroe Aceh Darussalam dan Sumatra Utara.
Taman Nasional Ujung Kulon

Monday, February 20, 2012

Vihara Avalokitesvara

Peradaban manusia yang telah berjalan sejak lama menyisakan situs-situs yang begitu menarik dan berarti, salah satunya yaitu sebuah bangunan vihara peninggalan kerajaan Banten. Vihara yang namanya diambil dari nama seorang Buddha yakni Buddha Avalokitesvara ini, telah berdiri sejak abad ke 16 dan dikenal sebagai salah satu vihara tertua di indonesia.
Vihara yang termasuk dalam Kawasan Situs Banten Lama dan konon dibangun sekitar tahun 1652 ini diberi nama Vihara Avalokitesvara. Nama vihara tersebut diambil dari nama salah seorang penganut Buddha, yaitu Bodhisattva Avalokitesvara, yang artinya mendengar suara dunia.
Sementara itu, keberadaan vihara di pusat Kota Banten Lama dan letaknya yang tidak terlalu jauh dari Masjid Agung Banten, menjadi bukti lain dari fenomena kerukunan antarumat beragama di Banten pada masa lalu. Hinga kini, tradisi kerukunan antarumat beragama tersebut masih terjalin dengan baik.
Vihara Avalokitesvara

Sunday, February 19, 2012

Keraton Kaibon

Ditinjau dari namanya—Kaibon berarti Keibuan—keraton ini dibangun untuk ibu Sultan Syafiuddin, Ratu Asyiah mengingat pada waktu itu, sebagai sultan ke 21 dari kerajaan Banten, Sultan Syaifuddin masih sangat muda (masih berumur 5 tahun) untuk memegang tampuk pemerintahan.
Keraton Kaibon
Flashback
Keraton Kaibon merupakan salah satu bangunan utama pada masa Kesultanan Banten (1526-1684), terpisah dari kompleks Keraton Surosowan sebagai pusat pemerintahan. Hal ini merupakan tradisi masyarakat Jawa dimana Keraton Kaibon merupakan tempat tinggal para istri  dan Putri-putri Kesultanan. Dengan kata lain yang lebih populer bahwa Keraton Kaibon adalah Keputrennya Kesultanan Banten. Terletak kurang lebih 2 km dari Pusat Pemerintahan Keraton Surosowan yang dikelilingi persawahan dan jalur transportasi sungai (atau lebih tepatnya kanal khusus yang dibuat pada waktu itu).
Keraton Kaibon menghadap ke Barat—Keraton Surosowan dan Masjid Agung Banten—yang didepannya terdapat kanal sebagai sarana transportasi menuju dan ke Keraton Surosowan. Kini, reruntuhan Keraton menjadi pusat bermain bagi anak-anak masyarakat lingkungan sekitar, seperti bermain bola atau sekedar tempat nongkrong. Sehingga tempat bersejarah ini dikawatirkan akan mengalami kerusakan yang lebih cepat bila tidak diisolasi layaknya peninggalan sejarah.

Sunday, February 12, 2012

Keraton Surosowan

Keraton Surosowan adalah sebuah keraton di Banten. Keraton ini dibangun sekitar tahun 1522-1526 pada masa pemerintahan Sultan pertama Banten, Sultan Maulana Hasanudin dan konon juga melibatkan ahli bangunan asal Belanda, yaitu Hendrik Lucasz Cardeel, seorang arsitek berkebangsaan Belanda yang memeluk Islam yang bergelar Pangeran Wiraguna. Dinding pembatas setinggi 2 m mengitari area keraton sekitar kurang lebih 3 ha. Keraton Surowowan mirip sebuah benteng Belanda yang kokoh dengan bastion (sudut benteng yang berbentuk intan) di empat sudut bangunannya. Bangunan di dalam dinding keraton tak ada lagi yang utuh. Hanya menyisakan runtuhan dinding dan pondasi kamar-kamar berdenah persegi empat yang jumlahnya puluhan.
Keraton Surosowan: Sisa-sisa Pendopo Utama Keraton
Flashback
Keraton Surosowan dibangun dibawah pimpinan Maulana Hasanuddin dan Pangeran Fatahillah setelah berhasil mengalahkan Kerajaan Pajajaran dan merebut ibukota mereka, Banten Girang. Putra Maulana Hasanuddin, Sultan Maulana Yusuf, memperkuat benteng tersebut dengan batu karang dan batu merah. Disekeliling benteng dibangun parit-parit yang konon dulunya bisa dilayari perahu-perahu kecil hingga sampai ke laut Jawa. Pada masa pemerintahan Sultan Ageng Tirtayasa, untuk mempercantik keraton Surosowan disewa tenaga ahli dari Portugal dan Belanda, di antaranya Hendrik Lucasz Cardeel yang memeluk Islam yang bergelar Pangeran Wiraguna. Benteng keraton diperkuat dan dipojok-pojoknya dibangun bastion, bangunan setengah lingkaran dengan lubang-lubang tembak prajurit mengintai dan menembak musuh. Ciri bangunan hasil rehabilitasi oleh Sultan Ageng Tirtayasa dengan pembangunan pada masa Sultan Maulana Yusuf. Pembangunan keraton Surosowan memiliki karya seni dekor tinggi pada masa itu. Bukti ini masih bisa dijumpai pada sisa ubin merah yang dipasang dengan komposisi belah ketupat. Belum lagi sistem parit dan saluran air bawah tanah ke dalam kompleks keraton. Menurut Paulus Van Solt, pada 1605 dan 1607 benteng keraton sempat mengalami kebakaran.
Keraton Surosowan: Lokasi Sisa Bangunan Keraton
Atas pemahaman geo-politik yang mendalam Sunan Gunung Jati menentukan posisi Keraton, Benteng, Pasar, dan Alun-Alun yang harus dibangun di dekat kuala Sungai Banten yang kemudian diberi nama Keraton Surosowan. Hanya dalam waktu 26 tahun, Banten menjadi semakin besar dan maju, dan pada tahun 1552 Masehi, Banten yang tadinya hanya sebuah kadipaten diubah menjadi negara bagian Kesultanan Demak dengan dinobatkannya Hasanuddin sebagai Sultan di Kesultanan Banten dengan gelar Maulana Hasanuddin Panembahan Surosowan.

Monday, February 6, 2012

Masjid Agung Banten

Masjid Agung Banten adalah salah satu masjid tertua di Indonesia yang penuh dengan nilai sejarah. Setiap harinya masjid ini ramai dikunjungi para peziarah yang datang tidak hanya dari Banten dan Jawa Barat, tapi juga dari berbagai daerah di Pulau Jawa.
Selain sebagai obyek wisata ziarah, Masjid Agung Banten juga merupakan obyek wisata pendidikan dan sejarah. Dengan mengunjungi masjid ini, wisatawan dapat menyaksikan peninggalan bersejarah Kerajaan Islam di Banten pada abad ke-16 M, serta melihat keunikan arsitekturnya yang merupakan perpaduan gaya Hindu Jawa, Cina, dan Eropa.
Masjid Agung Banten termasuk dalam wilayah Desa Banten, Kecamatan Kasemen, Kabupaten Serang. Bangunan masjid berbatasan dengan perkampungan di sebelah utara, barat dan selatan, alun-alun di sebelah timur, dan Keraton Surosowan di sebelah tengah. Arahnya ke sebelah utara dari pusat Kota Serang Keadaan masjid ini relatif terpelihara meskipun banyak yang sudah rusak. Bangunan Masjid Agung Banten, terdiri dari bangunan masjid, dengan serambi pemakaman, di kiri dan kanannya bangunan tiyamah, menara, dan tempat pemakaman di halaman sisi utara.
Masjid Agung Banten

Wednesday, February 1, 2012

Benteng Speelwijk

Mengunjungi kawasan wisata Banten lama memang boleh dibilang dengan kunjungan kebudayaan Banten tempo dulu yang sarat dengan nuansa Islam. Tapi tidak hanya itu, di kawasan ini juga terdapat sebuah peninggalan Belanda berupa reruntuhan benteng yang dikenal dengan nama Speelwijk. Adanya beberapa makam dengan bentuk khas eropa disekitar benteng semakin melengkapi budaya barat tempo dulu di objek misata ini.
Terletak sekitar 500 m dari Masjid Agung Banten, di Kampung Pamarican terdapat Benteng Speelwijk. Bangunan ini adalah simbol kekuasaan kolonialisme Belanda, sekaligus penanda berakhirnya era kejayaan Kesultanan Banten. Benteng yang arsitektunya dirancang oleh Hendrick Loocaszoon Cardeel itu dibangun belanda pada masa pemerintahan Sultan Banten Abu Nasr Abdul Qohhar (1672-1684). Pembangunan Benteng ini membutuhkan waktu 4 tahun, yakni 1681-1684. (Liburan.info)
Benteng Spellwijk
Benteng Speelwijk terletak di Kampung Pamarican dekat Bandar Pabean, sekitar 600 m disebelah barat laut Keraton Surosowan, Berdena persegi panjang tidak simetris, dan pada setiap sudutnya terdapat bastion. Tembok benteng ini masih utuh tetapi sebagian sudah mengalami perusakan. Benteng ini didirikan pada tahun 1585 oleh Belanda atas reruntuhan sisi utara tembok keliling kota Banten. Dibagian luar benteng terdapat parit buatan yang mengelilinginya. (Disbudpar Banten)

Saturday, January 28, 2012

Mercusuar Anyer

Pantai Anyer mempunyai sebuah mercusuar yang berada di daerah Cikoneng. Pendirian Mercusuar ini untuk memudahkan kapal-kapal laut yang berlayar di wilayah Propinsi Banten agar tidak kehilangan arah berkat tuntunan petugas Mercusuar Cikoneng. Keberadaan mercusuar yang berjasa ini menambah satu lagi obyek wisata yang wajib dikunjungi di provinsi muda ini, selain menikmati indahnya panorma pantai, mercusuar ini saksi bisu sejarah perjalanan bangsa Indonesia zaman Belanda dan Jepang.
Melihat potensi yang ada serta tingginya nilai sejarah lokasi ini adalah pantas jika Mercusuar Anyer menjadi rekomendasi ketika berkesempatan mengunjungi wilayah wisata Pantai Anyer. Apalagi dilokasi ini pun tersedia penginapan jika ingin menghabiskan waktu untuk beristirahat di pinggir pantai.
Mercusuar Anyer
Bangunan mercusuar yang sekarang ini didirikan pada tahun 1885 pada masa Raja Willem III, seperti yang tertulis dalam prasasti yang terdapat di atas pintu masuk menara. Mercusuar ini adalah bangunan pengganti menara sebelum yang pernah ada sebelumnya yang telah hancur tahun 1883 akibat letusan gunung krakatau. Sisa pondasi mercusuar lama masih terlihat di bibir pantai yang terdiri dari struktur bata.